oleh

Dua Spesialis Pecah Kaca Mobil, Gasak Uang 52 Juta

Sampang, Kabartegas.com – Dua pelaku spesialis pecah kaca mobil, yang beraksi di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Torjun, Kabupaten Sampang, di ringkus oleh Mapolres Sampang, Senin(26/8/2019) kemarin.

Dua pelaku spesialis pecah kaca mobil itu, atas nama Ali Idrus alias Sumbing (38) asal warga Palembang dan Moh Sholeh (31) asal warga Bangkalan.

Kedua Pelaku menggasak uang senilai 52 juta rupiah di dalam mobil milik bendahara SMPN 1 Torjun. Pengungkapan kasus tersebut berawal dari peristiwa pencurian pada Selasa 20 Agustus 2019. Bendahara guru SMPN 1 Torjun kehilangan uang BOS yang disimpan dalam mobil senilai Rp 52.864.000 usai mencairkan dari Bank Jatim.

Waka Polres Sampang Kompol Suhartono, menjelaskan, korban memarkirkan mobil Avanza nopol M 1192 NF di halaman luar sekolah. Kemudian dua pelaku datang mendekati mobil korban dengan cara memakai biji besi untuk memecahkan kacanya. Selain itu, penangkapan kedua pelaku atas korban berinisial MM (51), selaku bendahara SMPN 1 Torjun. Sehingga, pihak kepolisian langsung bergerak cepat dan kedua pelaku berhasil di amankan di depan toko modern di Jalan Raya Camplong. Selain itu,

“Hasil penyelidikan, petugas berhasil mengetahui identitas pelaku dan mendapatkan bukti kuat, pelaku dibekuk di sebuah toko Alfamart di Camplong setelah melakukan aksinya di Kabupaten Sumenep. ” katanya. selasa(27/8/2019).

Lanjut Suhartono, kedua pelaku ini, sempat memberontak di saat petugas pihak kepolisian melakukan pengamanan. Sehingga, petugas memberikan subuah hadiah timah panas kepada pelaku.

“Hasil penyelidikan ternyata pelaku juga pernah melakukan pencurian dengan pecah kaca mobil di luar pulau Madura seperti di kawasan Surabaya. Polisi masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengetahui komplotan pelaku, ” terangnya.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan barang bukti yakni tas milik korban dan tersangka, motor yang digunakan tersangka, uang tunai sisa pencurian senilai Rp 3.800.000, serpihan pecahan kaca, dan satu unit mobil korban.

Atas perbuatannya, dua pelaku dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara selama tujuh tahun.

 

 

Penulis : Rosy A

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed